KOBEL TAMPIL SEMPURNA, SWISS SINGKIRKAN COLOMBIA LEWAT ADU PENALTI

Kiper Gregor Kobel tampil impresif dengan rating 9.2 saat Switzerland menyingkirkan Colombia lewat adu penalti 4-3 di babak 16 besar Piala Dunia setelah skor 0-0 sepanjang 120 menit.
Gregor Kobel menjadi sorotan utama dalam laga Round of 16 antara Switzerland melawan Colombia yang berakhir 0-0 sebelum Swiss menang lewat adu penalti 4-3. Kiper berusia 28 tahun itu mengakhiri laga dengan catatan rating 9.2, angka yang mencerminkan betapa krusialnya perannya sepanjang 120 menit pertandingan.
Bermain sebagai tuan rumah, Switzerland mengandalkan Kobel untuk menjaga gawang tetap perawan hingga waktu normal dan babak tambahan waktu usai. Sepanjang laga, pemain dengan tinggi 195 cm ini mencatatkan tiga penyelamatan penting yang membuat Colombia gagal menjebol gawangnya sama sekali.
Statistik kebobolan Kobel di laga ini adalah nol, sebuah pencapaian yang tidak mudah didapat dalam duel sengit selama 120 menit melawan Colombia. Ketiadaan gol yang bersarang di gawangnya menjadi fondasi utama yang membawa Switzerland ke babak adu penalti.
Meski laga akhirnya diputuskan lewat drama adu penalti dengan skor 4-3 untuk keunggulan Switzerland, catatan individu Kobel menunjukkan bahwa penaltiDitepis-nya tercatat nol. Namun performanya sepanjang 120 menit sebelum adu penalti sudah cukup untuk menjadikannya salah satu figur sentral dalam kemenangan timnya.
Dengan skor akhir 0-0 (pen 4-3), Switzerland melangkah lebih jauh di ajang Piala Dunia berkat fondasi pertahanan yang solid di bawah mistar. Rating 9.2 yang diraih Kobel menegaskan bahwa kontribusinya jauh melampaui sekadar menjaga gawang tetap aman.
Berita Lainnya
AnalisisMEKSIKO, PERANCIS, DAN ARGENTINA SEMPURNA DI FASE GRUP PIALA DUNIA 2026
Tiga tim meraih poin sempurna 9 dari 3 laga di fase grup Piala Dunia 2026, sementara Kylian Mbappé memimpin daftar top skor dengan 10 gol, unggul dua gol dari Lionel Messi.
AnalisisDEWA UNITED KOKOH DI PUNCAK, PERSAINGAN LIGA 1 MEMANAS
Dewa United memimpin klasemen Liga 1 dengan 10 poin dari 4 laga, unggul tipis atas Persepam Madura Utd dan Persija yang sama-sama mengoleksi 9 poin dengan rekor sapu bersih kemenangan.
AnalisisDEWA UNITED KUASAI PUNCAK LIGA 1, PERSAINGAN KETAT DI BARIS ATAS
Dewa United memimpin klasemen Liga 1 dengan 10 poin dari 4 laga, unggul tipis atas Persepam Madura Utd dan Persija yang sama-sama mengoleksi 9 poin dari 3 pertandingan.
